Jumat, 03 Februari 2012

Menanti Hasil Setingan Ducati & Rossi

0 komentar



TES MotoGP 2011/2012 akan bergulir di Sirkuit Sepang, Selasa (31/1/2012) besok. Tentu, banyak penggemar MotoGP, sudah tidak sabar menanti hasil setingan sang maestro balap motor Valentino Rossi.

Pada musim kemarin, Rossi memang tampil sangat buruk sekali. Bayangkan, mengendarai GP11, pembalap Ducati itu gagal meraih kemenangan hingga akhir musim MotoGP. Ini adalah pencapaian terburuknya selama berkarier di MotoGP. Rossi sendiri sudah pesimistis akan meraih gelar juara pada musim 2012.

"Kejuaraan MotoGP sangat berat karena jarak pada musim 2011 sangat besar. Target kami adalah memperbaiki performa motor selangkah demi selangkah. Kami mencoba mendekati Yamaha dan Honda, serta mencoba bersaing meraih kemenangan. Saya tidak mau mengatakan saya tidak bisa bertarung untuk memperebutkan gelar juara. Tapi, saya harus realistis," kata Rossi.

Tentu, banyak kalangan yang menilai karier Rossi sudah habis. Rival Jorge Lorenzo tidak setuju dengan hal itu. Menurut pembalap andalan Yamaha itu, Rossi belum habis dalam pemburuan gelar juara. "Tidak ada batasan usia untuk menjadi juara. Buktinya, Carlos Checa di usia 39 tahun, masih bisa menjaga performa terbaik. Rossi sudah berusia 33 tahun, tapi dia tidak lemah," demikian pendapat Lorenzo.

Waktu itu, Ducati mencoba memulai untuk melakukan tes pertama kalinya. Selama tiga hari, Ducati melakukan tes di Sirkuit Jerez. Memang, pada saat itu, pembalap andalan Rossi dan Nicky Hayden tidak turun untuk melakukan tes itu. Setidaknya, mereka diwakilkan oleh dua pembalap berpengalaman Carlos Checa dan Franco Battaini.

Hasilnya tidak terlalu mengewakan. Kekuatan motor Ducati GP12 meningkat dibandingkan dengan GP11. Praktis, pencapaian ini membuat sejumlah pembalap Ducati sangat optimistis bisa meraih hasil lebih baik di MotoGP 2012. Sebenarnya, ada satu masalah yang dialami oleh Ducati pada musim kemarin.

Menurut Filipo Preziosi, fleksibilitas motor GP11 memang sangat kurang. Bahkan, kepala kru Rossi, Jeremy Burgess pernah mengatakan, kalau motor Ducati memang terlalu susah untuk dibelokkan. Tentu, ini menjadi pekerjaan rumah buat teknisi Ducati untuk memperbaiki semua masalah tersebut.

0 komentar:

Poskan Komentar